The Art of 'Paper Management'

Pernah pusing pas ngeliat kertas berserakan di kamar kita ???!!... .

“Laskar Programmer” UIN Maliki Malang

GEMA-Satu lagi bukti yang menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Maliki Malang kaya akan kreatifitas...

The Next Generation of Superhero, is Us!

“Terkisah pada suatu malam yang kelam. Kala itu, semua penduduk bumi sedang terlelap. Jalanan sunyi....

WCU Itu 'Wong Cilik University' kan?

Maaf, tulisan ini hanya sebagai teman ngobrol saya aja.. Bukan utk tujuan aneh tertentu, karena isinya pasti tak berasa ilmiah dan minim kata-kata yang keren....

Harta, Tahta, Wanita, dan ............??

Duet dunia nyata dan dunia digital semakin intim saja. Dunia nyata semakin bergantung pada dunia cyber, dan dunia cyber kian kompleks....

Tampilkan postingan dengan label Tausyiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tausyiah. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juni 2010

Harta, Tahta, Wanita, dan ............??

Duet dunia nyata dan dunia digital semakin intim saja. Dunia nyata semakin bergantung pada dunia cyber, dan dunia cyber kian kompleks. Kita tahu, kebutuhan manusia tuk berkomunikasi, berhibur diri, bertukar informasi, silaturrahim, mencari rejeki, dan mencari ilmu telah memanfaatkan dunia digital. Di sisi yang lain, fitur dunia digital kian berwarna-warni. Semakin sering kita temui invensi teknologi yg namanya berawalan huruf 'e', mulai dari e-commerce, e-learning, e-government, e-gold. Ada juga yg berawalan 'cyber' seperti cyberlaw, cyberpunk, cybercampus. Sungguh keren. Belum lagi dengan beraneka macamnya ekstensi URL yg ada, diantaranya [dot]org utk organisasi, [dot]gov utk pemerintahan, dsb.

Di masa lalu, sampe sekarang. Ada sebuah kaidah yang luar biasa utk meraih suksesmulia. Kaidah tsb terkompres (terangkum) ke dalam rumus 3-ta (harta, tahta dan wanita) yg perlu disikapi dgn keimanan. Begitu populer.. Dan luar biasa memang. Jujur diakui, selama ini ketiganya rawan sekali meninggikan hati kita (takabbur), menjadikan kita lalai 'bersujud', serta memicu sikap cinta dunia kita. Harta, sedikit ataupun banyak sering menawan kekhusyukan hidup kita. Tahta, inilah power dan kuasa yg sangat menggiurkan sekali utk 'dimanfaatkan'. Wanita, dimiliki ato tidak, bisa menjadikan kita 'gila'!

Hmmm... Boleh gak ya kalo ditambahi satu lagi?? Hehee.... Sehingga menjadi harta, tahta, wanita, dan ...... DATA!!

Yup, saat ini siapa yg tak punya data. Di hardisk mungkin, ato flashdiks, tempat hosting, bank data, dll. Dan siapa yang tak menjadi sumber/objek data, contohnya data Sensus penduduk (semua didata bukan?), data mahasiswa, data siswa TK, data rental komik, data debitur kantin, data DPO dosen pembimbing (hehee), dsb. Sekawanan data disebut database.

Dengan data, kita bisa melakukan segalanya. Karena data akan memberi kita hak akses. Dan akses adalah 'pujaan hati' para hacker dan cracker. Di samping itu, dengan data, kita bisa menjadi siapa saja, menjadi apa aja. Bagaimana seandainya kalo kita punya database nomer hp seluruh mahasiswa, ato punya database no.rekening+PIN nasabah bank, ato database kunci jawaban soal SNMPTN, database agen mata-mata pemerintah, ato database warung yg murah meriah, ato punya database mahasiswa yg jarang mandi.. Akan dahsyat sekali bukan?

Nah, sebagai datawan (orang yg berdata), bagaimana sebaiknya sikap kita.....???
Tentu saja, sama halnya seperti harta-tahta-wanita, kita harus mendapatkannya secara halal dan memakainya utk kebaikan. Jangan sampai mubadzir data dan berlebih-lebihan. Petuah yang klise memang, tapi begitulah adanya. Hal yg luar biasa, tapi sering kita jenuhkan...
Kalo menurut pembaca/temen-temen, bagaimana sebaiknya sikap kita??

Wal akhir, kiranya tepatlah jika tulisan sederhana ini ditutup dgn hadist berikut:
“Wahai 'Amr, sebaik-baik harta yang shalih, adalah yang ada di tangan orang shalih” (HR Al Bukhari dan Muslim)....... begitu pula tahta, wanita, dan ....... data!



Senin, 22 Maret 2010

.:The Art Of Khusnudzon:.


Kenapa sih kita mesti berkhusnudzon? pastinya tak akan sedikit penjelasannya (alias gak tau ^_^), tapi seingat saya karena selain sebagai anasir akhlaqul karimah juga sebagai pengokoh ukhuwah (persaudaraan) se’sama’ kita.
Oya! kalo kita pikir-pikir…… ada benarnya bila dikatakan bahwa akhlaq khusnudzon adalah akhlaq yang membutuhkan dan sekaligus melatih kreatifitas kita. Sebab, aktifitas khusnudzon bisa sangat melibatkan peran imajinasi dan fantasi otak manusia.

Sebuah misal, jika suatu waktu kita makan di warung “Kang Lerap” (mm..bukan nama sebenarnya) yang kebetulan harganya relatif (sangat) mahal ketimbang warung sejenis, maka mari kita berkhusnudzon. Biarkan imajinasi kita terbang melangit dan memandang luas (dataran) alasan-alasan yang cantik. Maka hasilnya “yaa mungkin penjualnya lagi butuh uang tuk pengobatan salah satu keluarganya”, ato “may be penjualnya mau mudik ke kampungnya yang juwaaaauh tuk menemui ortu tercinta, so lagi btuh budget wuaaaakeh”, ato “mungkin ibu penjualnya hbis di tipu Shirosagi (sebutan utk money swindler)” dan ato2 yg lainnya. Intinya, jangan biarkan dalam list khusnudzon kita terdapat satu saja alasan negatif. Semuanya harus positif (meski kadang2 ada yg aneh).
Mengapa harus positif semua?? Yaaa.. karena masih belum terbukti (dgn data2 yg valid + ilmiah) alias masih berstatus prasangka, maka daripada ber-suudzon mendingan berkhusnudzon. Otak kita jadi segar dan hati qta jadi tenang.

Okey, jadi (katakanlah) konklusinya adalah “Jika Anda pandai berkhusnudzon maka (InsyaAllah) Anda seorang yang kreatif. Dan jika Anda ingin menjadi kreatif, maka berkhusnudzonlah”……
Okey, Allahua’lam bishowab..


Jumat, 20 November 2009

Fiqih ‘Copy-Paste’ (hehe..iseng aja)



Singkat saja
, bahwa setiap anak Adam yg masih bernafas dan berakal, tak ayal lagi udah built-in padanya khazanah kehandalan dan keterbatasan uniknya masing-masing.

Serta, mustahil bagi kita tuk bisa mengalami segala hal, nuansa, dan fenomena semasa hidup kita, maka kebajikan berbagi diperlukan di sini.

Aktifitas CPD (copy, paste, dan delete) seakan menjadi style and need (gaya dan kebutuhan) era modern, apalagi di dunia mahasiswa.

Nah, disinilah beberapa hal yg perlu kita pahami bersama ttg CPD:

#1. Jarang baca file yg telah kita copy, malah akhirnya di delete juga…
Artinya, ilmu yg kita terima dari orang lain tdk hnya didengerin n diterima saja tanpa eksekusi, databasing dan pendalaman mendalam terkait ilmu tadi. Jangan sampai karena kita saking semangatnya tuk koleksi ilmu, esensi tholabul ‘ilm terdeviasi dgn hanya semangat ngopy saja dengan jarang sekali menindaklanjuti ilmu yg qta punyai tadi.

#2. Lebih sering ngopy punya orang, tapi jarang paste-in punya kita.. waaah!
Artinya, aktifitas menerima ilmu (entah pengalaman, motivasi, rujukan, dll) dgn aktifitas memberi kudu seimbang. Aktifitas menerima kebaikan orang dengan menebar amal baik jga perlu diseimbangkan. Wujud konkretnya adalah mungkin dgn menulis pengalaman kita, menyumbangkan buku kita, menjadi portable motivator, mengupload file kita, perpus berjalan, bersedekah, hobi bantu orang, de es be.

#3. Males ngerapiin file di hardisk kita..
Artinya, mari kita fokuskan nama drive hidup kita. Apakah fokus wanna be kita. File yang berserakan sama saja dengan kelakuan kita yang tak tertata, aliran let it flow adalah saat spesialisasi tujuan udah terarah dan target kita telah tegas, maka saatnya let it flow with tawakkal. Wujud konkretnya adalah mungkin dengan menentukan spesialisasi keilmuan dan skill kita dibarengi dgn menentukan target hidup kita.

#4. Eman men-delete file yg tidak penting
Artinya, hapuslah kebiasaan atau tingkah polah kita yg kurang bermanfaat, apalagi merugikan.

Semoga copy-paste kita berikutnya senantiasa dalam urusan tholabul ‘ilm dan fastabiqul khoirot. Kita hanya bisa berproses kawan! sedang output kita serahkan pada kuasaNYA.
Wallahua’lam

Sabtu, 14 November 2009

Isyhadu, I’m BraveDreamer!


Emak di “Emak Ingin Naik Haji” punya impian ke Tanah Suci, juga Bayu di “Garuda di Dadaku” telah bertekad tuk bisa masuk Timnas, Ikal “Laskar Pelangi” sangat ingin pergi ke Paris, Pak Ardan “Kun Fa Yakun” punya harapan tuk miliki semcam toko cermin, juga Agus “Kawin Laris” yg pengin jadi penghulu, para pejuang “Merah Putih”yg ingin memerdekaan bangsanya, pun Azzam “Ketika Cinta Bertasbih” yg berjuang mencari penyempurna ‘dien’nya, serta Arok “Punk in Love” yg mengejar cintanya hingga ke Jakarta, masing-masing begitu tercerah dgn memiliki asa dlm hidupnya….Nah, apakah mimpi kita??!!

. . . . .Dreams is a tool for survive!
Semangat yg pedas dan kesegaran cita-cita yang diulek dengan bumbu-bumbu imajinasi dalam nampan keimanan, semoga kian me’maestro’kan masing2 tamaddun-civilization-peradaban hidup. Kegerahan melangkah, kejauhan tujuan, emban bekal yg berat, teriknya dunia, semoga kian menyegarkan kita saat meneguk tiap tetes-tetes ibrah dan mahabbah nan melimpah.

. . . . . Dream, Pray, and Act!
Ada saudara kita yg meracik target 100 harinya, enam bln, satu tahun, lima tahun, dsb. Ada pula yg memaket langsung mjd 100 target hidupnya. Bebas alias terserah mana yg kan kita pakai. Yg urgen adalah “DDLC-nya (Dreams Development Life Cycle)” dari mimpi kita, yg meliputi proses planning, analysing, desaining, implementation/acting, controlling/maintenance. Dan, kita semua pasti paham dan mampu mengeksplornya sendiri.

. . . . . .Life isn’t about gambling, life is becoming ‘bravedreamer’!
Nah, yg ingin disharingkan dalam tulisan ini adalah ttg jenis (+^~) mimpi kita dan kenekatan kita tuk bermimpi (!^~), sementara mungkin bisa dikelompokkan mjd (sumber: slogy/14.11.04) :

1. Spiritual Dreams
Misalnya adalah pengin naik haji, mjd hafidz/ah Al Quran, meraih Lailatul Qadr, menjadi seorang da’i sukses, punya anak dan cucu yg sholeh/ah, paham ilmu agama/Al Qur’an, mati syahid, dsb

2. Competence (Academic/Skill) Dreams
Misalnya seperti mimpi meraih Nobel, menjadi professor, menjadi seniman internasional, menerbitkan jurnal, menggagas teori baru, menjadi pembicara handal, menjadi altet dunia, menjadi rektor, memajukan pendidikan Indonesia, dsb

3. Social Dreams
Misalnya pengin membangun sebuah ‘perpustakaan rakyat’, bikin yayasan/panti yg besar, mendonorkan organ badan, menjadi relawan sosial, memberantas korupsi, dsb

4. Uncategorized (Inpirational/Unique/Dinamyc) Dreams
Misalnya adalah mimpi menulis buku motivasi, mencetak rekor dunia, dsb

. . . . . Wake Up! because time is heaven!!
Saatnya bangkit berdiri. Mata kita haruslah bertengger diatas agar luas menatap cakrawala dan di depan agar jelas menatap masa depan, kaki kita di bawah agar kokoh menopang tubuh dan agar panjang melangkah, tangan kita haruslah disamping kiri-kanan agar bisa luas merangkul sesama, dan hati kita tetap di dalam badan agar terjaga dari noda dunia.

Hiasilah dompet kita, kamar, komputer, buku, blog, dsb dengan list dari mimpi kita sebagai bukti kesigapan dan keyakinan kita dalam mencetuskannya, dan kau kan sadar bahwa kian hari bertambah, daftar tadi akan tercentang semuanya.

Segera rancang mimpimu(!) tuk manfaatkan waktumu(!!) agar meraih surgamu(!!!).
. . . . Allahu a’lam

Jumat, 28 Agustus 2009

Tarawihku Gak Khusyuk Lagi

Marhaban ya Ramadhan, bulan yg sungguh berbeda, bulan yang special/utama, bulan dimana kita kan punya banyak kebiasaan baru, ngabuburit, shalat tarawih, berburu ta’jil tentunya, tadarus di masijd/mushala, beradu sms-sms, dst.

Mari sejenak kita tengok kualitas shalat tarawih kita. Kalo diingat2 sekitar mulai jam 18.47 s/d 20.00 (bagi yg 20 rakaat dan yg lain menyesuaikan) kita bertarawih. Sehingga dengan rentang waktu yg panjang tersebut sangat berpotensi tuk jadiin tarawih kita gak khusyuk.

Banyak hal yang bisa menghilangkan kekhusyuan tarawih kita, seperti munculnya berbagai kekhawatiran, seperti khawatir sandal hilang (kalo sandalx bagus sih), tugas yg blum selesai, janjian, dst. Ada juga kepikiran ifthor dan takjil, ada yg kekenyangan, ada yang gak khusyuk gara2 orang di samping kita, ada yg gak tenang gara2 punya ide/rencana yg bagus sehingga dah tak sabar tuk menunaikannya. Dan ada juga kepikiran masalah hidup yg tiada hentinya.

Banyak penjelasan sejenis yg lebih baik dari tulisan ini (karena bukan seorang ustadz siihhh…) Tapi semua kita tahu bahwa iman seseorang selalu naik turun, tapi kita bisa mengusahakannya agar lebih sering naiknya daripada turunnya. Dan menaikkan iman begitu tinggi saat ia naik dan sewaktu turun dg mengusahakan turunnya gak terlalu rendah. Sehingga saat shalat, kita jadikan momen meningginya iman kita. Di dalam shalat, kita tawakkalkan pikiran kita, hilangkan semua pikiran keduniaan kita, lupakan sejenak segudang permasalahan yg ada. Ini adalah ibadah wajib kita, sehingga janganlah mengorbankannya dgn memikirkan aktifitas yg sunnah bahkan makruh...(meski pasti akan susah).

Saat godaan tak khusyuk datang, bikinlah sejuta alasan betapa pentingnya khusyuk itu, pembenarannya, dan motivasi khusyuk dalam tarawih kita. Lihatlah, para orang tua renta begitu kuat bertarawih dibanding kita. Juga lihatlah para adik2 kita yg bgitu lebih antusias daripada kita. Pahamilah bacaan shalat, alihkan segala pikiran yg muncul hanya pada Rabb kita, rasakan ke-Maha Tahu-anNya, rasakan kita dilihatNya. Ini sesuatu yg lebih besar dari dzarrah. Segala hal yg menunggu kita selepas tarawih adalah urusan kita selanjutnya, fokuslah terhadap kenikmatan yg saat itu juga.

Tarawih memanglah ibadah mahdhoh (hablun minallah), tapi kita mesti waspada agar tak menghiraukan hablun minannas kita. Berhati-hatilah saat melangkah agar tak menginjak sajadah orang, mencari sandal sewaktu go home dari masjid dengan teratur. Sewaktu tadarus pake pengeras dengan suara yg sepantasnya agar tak mengganggu para tetangga. Sewaktu berbuka berbagilah kenikmatan hidangan dgn orang lain. Waduh, pembahasannya dah kemana-mana . . .

=============Happy Ramadhan!!================

Ramadhan adalah nikmat Allah yang spesial dan terbaik, maka balaslah dengan beribadah yang spesial dan terbaik pula.

Puasa ramadhan sebagai bagian sejarah hidup kita yg dipenuhi kejayaan-kejayaan ibadah dan penaklukkan kelalaian kita.

Ramadhan adalah kesempatan berlipat-lipat tuk menjadikan hitungan amal hidup kita (yg singkat ini) menjadi tak kalah oleh amalan umat2 terdahulu (yang panjang usianya).

Ramadhan adalah luar biasa!!! Begitu juga kita!!!

Selasa, 28 April 2009

Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya....
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat...
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk...
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah...
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat dengan-NYA semakin dekat.

Mau di doakan para malaikat?

Insya Allah berikut inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci".
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan su
ci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'"
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu".
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'"
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'"
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang - orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa "sunnah"
(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

-------------------
Sumber Tulisan Oleh :Syaikh Dr. Fadhl Ilahi (Orang -orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir)


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More