Jumat, 27 Agustus 2010

T a r a w i h - B a t t l e ! !

Bulan Ramadhan memang bulan sejuta warna. Mulai dari ribuan macam pilihan takjil (satu takjil jg berwarna-warni), jenis mercon yang dijual, jumlah lamanya puasa (bahkan ada yg sampe 16 jam), aktifitas ngabuburit, sampe beragamnya sholat tarawih.

Bicara sholat tarawih, ada banyak macamnya (tentu saja selain jumlah rakaatnya berbeda). Ada masjid yg disertai ceramah agama dan ada yg tidak, ada masjid/langgar yg disajikan snack setelah sholat tarawih, ada saudara kita yg sholat witirnya di rumah, ada yg hanya sholat Isya’nya berjamaah lalu melanjutkannya di rumah. Ada yg tarawihnya di tengah malam. Ada masjid/langgar yg supercepat, ada yg sedang-sedang saja, dan ada yg lama (kalo di Makah katanya dua jam), dsb.

Lalu mengapa istilahnya harus “Tarawih Battle”, bukan “Tarawih Racing”, ato “Rekor Dunia Tarawih”, atau “Tarawih War”? Hehehe.... Karena menurut ayas, ni bukan tentang seberapa cepat ato seberapa lama panjang tarawihnya. Bukan seberapa meriah tarawih kita. Tapi ada kriteria penilaian lainnya….

Entahlah, memang susah utk khusuk, apalagi saat itu otak kita mengalir ide-ide atau gagasan menarik dan penting. Belum lagi sejagat gangguan lainnya, mgkin nebak-nebak sudah tinggal berapa salam lagi, atau planning beli sahur dimana, atau mau nonton film apa, mau hotspotan/ngenet dimana, mau nulis status FB apa yg menarik, mau posting tulisan apa di blog, dsb. :D

Hal yg mungkin bisa disharingkan di sini adalah bagaimana KIAT-KIAT EFEKTIF utk menjaga kenikmatan (baca; kekhusyukan) sholat tarawih kita. Apakah dengan perut yg sudah kenyang? Apakah dengan memilih imam yg indah bacaannya? Apakah dengan dzikrul maut? Apakah dengan membaca buku fiqih Ramadhan? Apakah siangnya harus disempatkan tidur siang dulu? Apakah dengan cuti fesbukan? Apakah dengan ikut pelatihan/terapi khusuk? Atau harus sakit parah dulu baru menyesal? Wallahua’lam…


Yang jelas, mari semuanya kita berlomba-lomba menjadi Sang Juara. Mari kita menangkan Tarawih Battle tahun ini! Serta amal ibadah lainnya, utk akhirnya menjadi seorang “The Real Champion of Ramadhan”!!

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More